WONOGIRI, parokipalur.com – Para Misdinar Paroki Palur terlihat antusias mengikuti acara Tarcisius Cup 2025 yang diselenggarakan pada Minggu, (20/7/2025). Acara yang diikuti 27 paroki tersebut tentunya digelar meriah di Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri, dengan tuan rumah paroki rayon selatan, antara lain Paroki St. Yohanes Rasul Wonogiri, Paroki St. Yusup Baturetno, serta Paroki St. Ignatius Danan
Momen Kebersamaan di Tarcisius Cup 2025
Tarcisius Cup merupakan acara perlombaan antar paroki tingkat Kevikepan Surakarta sebagai ajang pertemuan serta berdinamika para remaja yang aktif dalam pelayanan altar. Ribuan misdinar yang hadir mengikuti Tarcisius Cup ini tentunya menjadi bukti semangat para remaja yang aktif hidup menggereja.
Opening Ceremony Tarcisius Cup dibuka langsung oleh Romo Vikep, yakni Romo Herman Yosef Singgih Suntoro, Pr. Beberapa kategori perlombaan secara serentak dilaksanakan dalam satu hari, antara lain permainan gobak sodor, olahraga basket 3×3, lomba cerdas cermat, tutur kitab suci, tata altar serta paduan suara.
35 Misdinar Palur Tampil Total
Sejumlah 35 misdinar paroki palur berangkat dan turut serta dalam acara Tarcisius Cup 2025. Setiap cabang perlombaan tentunya dipersiapkan secara baik oleh para misdinar yang ikut serta. Tak terkecuali kategori paduan suara. Didampingi Petrus Wawan sebagai pelatih paduan suara, beserta para remaja Tania dan Saka, berhasil membawa pulang piala kemenangan.
“Persiapan lomba paduan suara sekitar satu bulan. Lagu wajib yang kami bawakan Pater Noster, kalau lagu pilihannya Siapa Yang Berpegang,” Ujar Gabriel Arda Refa Putra Julendra (12), atau kerap kali disapa Arda, sebagai salah seorang misdinar peserta lomba paduan suara.
“Jumlah anggota paduan suara paroki palur ada 21 orang, termasuk organis dan dirigen juga. Dengan jumlah paroki yang ikut serta kategori paduan suara ada 19 paroki,” Lanjutnya.
Persiapan Tarcisius Cup 2025
Meskipun dengan waktu latihan yang singkat, Arda sendiri mengaku bahwa keberhasilan paroki palur meraih juara 2 paduan suara ini unggul karena ekspresi dan gestur tubuh yang mendukung. Tentunya kemenangan ini menjadi jawaban atas dedikasi teman-teman yang mengikuti Tarcisius Cup.
” Peserta dari misdinar palur sudah mempersiapkan perlombaan secara baik. Penanggung jawab lomba seringkali melatih teman-teman sesuai kategori lombanya. Seperti paduan suara, mereka berlatih setiap minggunya. Mulai dari vocalizing hingga menghafal teks, lalu ada lomba basket yang membutuhkan latian fisik dan teknis. Bahkan mereka hingga rela menyewa lapangan agar anak-anak bisa berlatih di tempat yang lebih proper karna jika latihan dilapangan umum harus berbagi sama orang lain,” Ujar Febrianto Anung Anindito (21) atau kerapkali disapa Dito, hadir berperan sebagai pendamping peserta.
Dito sendiri juga mengaku bahwa Tarcisius Cup menjadi acara misdinar yang paling dinantikan. Antusias tiap tahunnya tidak pernah luntur.
“Kegiatan perlombaan antar misdinar paroki ini tentunya sangat seru. Terkhusus di lomba gobak sodor. Sistemnya tuh di mix jadi dalam satu tim terdiri dari campuran paroki,” Ujar Dito.
Harapan & Semangat Pelayanan Misdinar
Perlombaan ini tentunya menjadi kesempatan para misdinar untuk berkenalan dan berinteraksi antar paroki.
“Harapan kegiatan TC selanjutnya semoga tetap terlaksana dengan baik dan lancar sehingga setiap pertemuan dengan berbagai paroki bisa saling bermanfaat satu sama lain, juga semakin menimbulkan rasa persaudaraan misdinar terkhusus di lingkup Kevikepan Surakarta,” Tutup Dito.
Selamat untuk teman-teman misdinar palur yang telah mengikuti Tarcisius Cup dan berhasil meraih juara 2 kategori paduan suara. Semoga semangat pelayanan semakin memupuk iman rekan para remaja dan hidup dalam panggilan Tuhan.
Liputan:
Natalia Dewayanti
Veronica Dwi A
Dokumentasi:
Tim Pelayanan Komsos Paroki St. Maria Diangkat ke Surga – Palur














