Palur, 9 Agustus 2025 – Umat Paroki Palur merayakan Hari Raya Pelindung Santa Maria Diangkat ke Surga dengan penuh sukacita, dibalut suasana haru yang mendalam. Tahun ini, perayaan menjadi semakin istimewa karena dirangkai dengan Serah Terima Pelayanan Pastoral dari Romo Y.S. Sunu Siswoyo, Pr. kepada Romo Fransiskus Yunarvian Dwi Putranto, Pr. atau yang akrab disapa Romo Yuyun.
Sebelum misa dimulai, rombongan Romo Yuyun disambut meriah dengan iring-iringan cucuk lampah tarian Prawiratama dengan iringan macapat pangkur dari anak-anak PIA dan PIR, didampingi para Dewan Harian Paroki Palur. Suasana penuh sukacita ini mengiringi langkah rombongan menuju panti paroki, di mana telah disiapkan hidangan spesial untuk dinikmati bersama sebelum perayaan dimula
Perayaan Hari Raya Pelindung dan Pergantian Gembala Paroki
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh selebran utama Romo Gregorius Kriswanto, Pr., Vikaris Yudisial Keuskupan Agung Semarang, bersama tiga imam dari rombongan Romo Yuyun: Romo Johanes Wegig Hari Nugroho, Pr., Romo Jonathan Billie Cahyo Adi, Pr., dan Romo Yohanes Wahyu Rusmana, Pr.
Suasana misa berlangsung khidmat dan penuh syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan iman umat Paroki Palur. Dalam momen Serah Terima Pelayanan Pastoral, Romo Sunu dan Romo Yuyun menandatangani dokumen resmi sebagai tanda dimulainya tugas penggembalaan yang baru. Perwakilan dari umat Paroki Palur oleh Bapak Alexander Arief Rahardian selaku wakil dewan paroki, memberikan kenang-kenangan kepada Romo Sunu sebagai ungkapan terima kasih atas pelayanan penuh cinta selama kurang lebih tiga tahun di Paroki Palur
Momen Serah Terima Pelayanan Pastoral
Setelah warta paroki diumumkan, Tim Paduan Suara Misdinar Paroki Palur mempersembahkan nyanyian sebagai ungkapan persembahan dan sukacita. Selanjutnya, umat disuguhkan tayangan video selayang pandang perjalanan karya pastoral Romo Sunu, yang disertai pesan dan kesan dari umat.
Sebelum penayangan video, Ibu Sylvi selaku perwakilan Dewan Harian Paroki Palur menyampaikan kesan pesan juga yang mendalam. Beliau menuturkan bahwa sesuatu yang paling berkesan dari pribadi Romo Sunu adalah kekuatan imannya pada Allah. “Romo Sunu mengajarkan kita tentang kekuatan Allah – The Power of Dilalah, Adiling Allah. Kita diajak untuk selalu berserah dan berani mengandalkan kuasa-Nya dalam setiap langkah hidup kita,” ujarnya.
Bu Sylvi juga mengingatkan bahwa perjumpaan selalu mengandung arti perpisahan. “Di mana ada pertemuan, di situ ada perpisahan, karena pertemuan pada dasarnya adalah awal dari perpisahan. Malam ini menjadi momen di mana Romo Sunu mengakhiri perjalanan imamatnya di Paroki Palur. Selamat dan semangat menjalani karya perutusan di tempat yang baru, Romo Sunu,” tuturnya dengan penuh haru
Usai perayaan Ekaristi, umat melanjutkan kebersamaan dalam pesta umat. Acara dibuka dengan penampilan gerak lagu misioner dari Tim Pelayanan PIUD, PIA, dan PIR, yang disambut meriah oleh seluruh umat. Kemeriahan berlanjut dengan live music spontanitas, mengiringi umat menikmati hidangan yang telah disiapkan, menciptakan suasana akrab, hangat, dan penuh persaudaraan.
Perjalanan Mengantar Romo Sunu ke Paroki Baru
Pada hari Minggu (10/8) Umat Paroki Palur mengantar Romo Sunu menuju ke tempat pelayanannya yang baru, yakni di Paroki Santa Maria Assumta, Kec. Gamping, Kab. Sleman, Yogyakarta.
Lobi gereja dipenuhi sukacita sekaligus rasa haru. Perwakilan umat, mulai dari Dewan Paroki, Ketua Lingkungan, Tim Komsos, hingga anak-anak PIUD sampai PIR memberikan ucapan terima kasih dan salam perpisahan kepada Romo Sunu. Keceriaan anak-anak memberi salam hangat menjadi momen yang menyentuh hati, seakan ingin menyimpan jejak kenangan indah sebelum Romo Sunu meninggalkan Paroki Palur.
Dengan diiringi doa dan restu, rombongan Paroki Palur berangkat menuju Gamping menggunakan satu bus dan beberapa mobil. Menariknya, perjalanan kali ini juga ditemani Romo Paroki yang baru, Romo Yuyun.
Setibanya di Paroki Gamping, rombongan disambut hangat oleh umat setempat. Acara dimulai dengan sambutan dari perwakilan tuan rumah, dilanjutkan sambutan dari Bapak Alexander Arief Rahardian mewakili Paroki Palur. Setelah itu, semua hadirin menikmati hidangan makan siang yang disiapkan penuh keramahan oleh umat Paroki Gamping.
Menjelang akhir acara, momen kebersamaan diabadikan melalui foto bersama di depan altar gereja. Senyum yang merekah di wajah semua orang tak mampu sepenuhnya menyembunyikan rasa haru perpisahan. Setelah berpamitan, rombongan Paroki Palur pun kembali ke Paroki Palur, membawa doa terbaik untuk Romo Sunu dalam pelayanan barunya.
Selamat berkarya di tempat baru, Romo Sunu. Selamat datang dan selamat melayani, Romo Yuyun.
Liputan:
Natalia Dewayanti
Veronica Dwi A
Febrianto Anung Anindito
Dokumentasi:
Tim Pelayanan Komsos Paroki St. Maria Diangkat ke Surga – Palur














