Maria Magdalena

Santa Maria Magdalena – Kesetiaan dan Kasih Sampai Akhir

Santa Maria Magdalena dikenal sebagai perempuan yang pernah mengalami penderitaan batin yang mendalam. Injil Lukas mencatat bahwa tujuh roh jahat pernah merasukinya. Namun ketika ia berjumpa dengan Yesus, hidupnya berubah total. Ia mengalami pemulihan, kasih, dan pengampunan sejati. Sejak saat itu, Maria mengikuti Yesus dengan penuh kesetiaan. Ia tidak hanya menjadi murid, tapi juga menjadi sahabat dan pelayan yang mendampingi perjalanan Yesus, bersama para perempuan lain yang melayani dengan tulus.

Dalam dirinya, kita melihat bahwa Tuhan tidak menilai manusia dari masa lalunya, melainkan dari keberaniannya untuk berubah dan mengikuti Dia. Kesetiaan Maria Magdalena terbukti saat Yesus ditangkap dan disalibkan. Ketika para murid laki-laki bersembunyi karena takut, Maria tetap berdiri di bawah salib, menemani Yesus di saat-saat paling kelam-Nya. Ia juga menyaksikan saat tubuh Yesus diturunkan dan dimakamkan.

Maria Magdalena - Saksi Pertama Kebangkitan

Di sana ia mendapat kehormatan terbesar: menjadi saksi pertama kebangkitan Yesus. Pada pagi hari setelah Sabat, Maria datang ke makam untuk meminyaki tubuh Sang Guru. Tapi yang ia temukan adalah batu terguling dan makam kosong. Dalam kesedihan dan kebingungannya, Yesus menampakkan diri kepadanya. Awalnya Maria tidak mengenali-Nya. Tapi ketika Yesus memanggil namanya, “Maria,” hatinya langsung tersentak. Ia mengenali suara itu, suara yang pernah memulihkan dan membebaskannya dahulu.

Yesus kemudian mengutusnya untuk menyampaikan kabar kebangkitan kepada para rasul. Maka sejak saat itu, Gereja mengenalnya sebagai “rasul kepada para rasul.” Sebuah gelar yang menunjukkan betapa besarnya peran Maria Magdalena dalam pewartaan kabar sukacita.

Maria Magdalena 22 July

Gereja merayakan pesta Santa Maria Magdalena setiap tanggal 22 Juli. Pada tahun 2016, Paus Fransiskus secara resmi menaikkan perayaannya menjadi Pesta Liturgi, sejajar dengan pesta para rasul lainnya — sebuah pengakuan atas martabat, keberanian, dan kasih setia seorang perempuan yang pernah diselamatkan dan kemudian menjadi pembawa kabar keselamatan itu sendiri. (Sumber – Sesawi.net)

Santa Maria Magdalena adalah teladan bahwa kasih sejati dan kesetiaan tumbuh dari hati yang pernah disembuhkan dan diselamatkan.

Doa kepada Santa Maria Magdalena

Ya Santa Maria Magdalena,
engkau datang dengan bersimbah air mata menuju mata air belas kasihan, Kristus.
Dari-Nya dahagamu yang dahsyat dipuaskan secara berlimpah,
melalui-Nya dosa-dosamu diampuni,
oleh-Nya dukacitamu yang pahit dihiburkan.

Engkau yang pertama kali berjumpa dengan Kristus yang bangkit,
dan menerima tugas mulia untuk mewartakan kabar gembira kebangkitan kepada para Rasul,
jadikanlah kami juga para pewarta yang berani dan setia.

Ajarlah kami untuk selalu mencari Kristus dengan hati yang tulus,
bertobat dari segala dosa kami,
dan mencintai-Nya dengan segenap jiwa raga.

Doakanlah kami, ya Rasul para Rasul,
agar kami dapat meneladani keberanian dan kasih setiamu,
dan pada akhirnya kelak dapat melihat Kristus dalam kemuliaan-Nya.

Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.

Share:

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn

Berita dan Kegiatan

Oase

Kumpulan Doa

Cerita Santo Santa