Minggu Panggilan 2024 Paroki Palur

Minggu Panggilan 2024, Dipanggil untuk Menabur Harapan dan Membangun Perdamaian

21 April 2024 Minggu Paskah IV, dirayakan oleh Gereja Katolik sebagai Hari Doa Panggilan Sedunia. Setiap tahun, Hari Doa Panggilan Sedunia mengundang kita untuk merenungkan lebih dalam anugerah panggilan Tuhan yang sangat berharga bagi kita masing-masing. Kita dipanggil untuk berpartisipasi dalam rencana kasih-Nya dan mewujudkan keindahan Injil dalam beragam situasi hidup.

Tahun 2024 ini telah mencapai tahun ke-61. Dengan tema “Dipanggil untuk Menabur Harapan dan Membangun Perdamaian”, Paroki Santa Maria Diangkat ke Surga Palur turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Melalui Tim Pelayanan Promosi Panggilan di bawah Bidang Pewartaan dan Evangelisasi, Paroki Palur menggelar Minggu Panggilan sekaligus Promosi Panggilan.

Paroki Palur mengadakan Minggu Panggilan dan Promosi Panggilan dengan mengundang beberapa narasumber. Tentu narasumber yang diundang dalam kesempatan tahun ini berbeda dengan narasumber kegiatan serupa di tahun lalu, agar dapat memberikan wawasan dan prespektif baru kepada umat, baik orangtua maupun orang muda, betapa kaya panggilan khusus dalam Gereja Katolik sebagai religius, baik Imam, Suster, maupun Bruder.

Pada tahun 2023, kehadiran para calon imam (frater) dari Keuskupan Agung Semarang dan para suster dari Suster-suster Notre Dame – Kongregasi SND memeriahkan Minggu Panggilan. Pada kesempatan tahun ini narasumbernya terdiri dari 1 imam, 1 calon imam (frater), dan 2 suster.

Mereka adalah Romo Kristoforus Rhesa Alem Pramudita Pr ; Frater Bonifasius Junio Surya Aji SJ ; Suster M. Claudia OSF, dan Suster M. Heribertha OSF. Romo Rhesa dan Frater Boni berasal dari “paroki tetangga”yaitu Paroki Purbowardayan dan Paroki Sragen. Suster Claudia berasal dari Paroki Klepu, DIY. Romo Rhesa saat ini berkarya di UPP Kepemudaan Keuskupan Agung Semarang yang berkedudukan di Wisma Salam. Frater Boni saat ini menjalani Tahun Orientasi Kerasulan (Toker) di SMK Mikael Surakarta. Suster Claudia dan Suster Heribertha saat ini berkarya di Lembaga pendidikan Marsudirini di Kota Surakarta.

Sarasehan Minggu Panggilan bersama PIR dan OMK
Sarasehan Minggu Panggilan bersama PIR dan OMK

Dalam perayaan Ekaristi di hari Sabtu dan Minggu, Frater Boni, Romo Rhesa, dan Suster Claudia membagikan pengalaman mereka menanggapi panggilan Tuhan secara khusus.

Frater Boni membagikan pengalamannya masuk seminari pada awalnya bukan karena ingin menjadi romo, tetapi ingin mandiri dan keluar dari kampung halaman di Sragen. Menjalani pendidikan sebagai calon imam, dirasakan tidak mudah. Bahkan di 3 minggu awal saat diterima di Seminari Mertoyudan, sudah ada niat untuk keluar. Namun para rekan di seminari lah yang menguatkan agar tetap setia di jalan panggilan. Maka, dalam menanggapi panggilan khusus sebagai calon imam dalam Serikat Jesus, Frater Boni merasakan bahwa panggilan tersebut tidak hanya disiram, dipupuk, dan dirawat oleh diri sendiri, tetapi juga dirawat oleh orang-orang di sekitar, baik dalam bentuk doa-doa maupun perhatian-perhatian yang lain.

Romo Rhesa juga membagikan pengalamannya menanggapi panggilan juga tidak mudah. Ketika akan mendaftarkan ke Seminari, sempat didiamkan oleh ibunya selama 40 hari. Begitu juga Suster Claudia, ketika akan mendaftarkan diri sebagai suster, orangtua dan keluarga besar sempat tidak setuju. Namun panggilan Tuhan ternyata lebih hebat dari kehendak orangtua maupun saudara. Dalam perjalanannya, mereka tetap setia melayani umat sampai hari ini. dan tentu juga mereka membutuhkan doa-doa dari para umat agar tetap setia menapaki panggilan khusus ini.

Sarasehan Minggu Panggilan 2024

Hari minggu setelah misa, diadakan sarasehan bersama para anggota Formatio Iman Berjenjang dan Berkelanjutan (FIBB) di Paroki Palur. Frater Boni dan Suster Claudia berdinamika bersama anggota Pendampingan Iman Usia Dini (PIUD) dan Pendampingan Iman Anak (PIA). Sedangkan Romo Rhesa berdinamika bersama anggota Pendampingan Iman Remaja (PIR) dan Pendampingan Iman Orang Muda (PIOM).

Acara yang diselenggarakan berjalan dengan menarik dengan berbagai interaksi dan pertanyaan-pertanyaan yang melibatkan peserta. Ada kegembiraan tersendiri bagi adik-adik PIUD dan PIA ketika Frater Boni memberikan sedikit hadiah untuk adik-adik yang bisa menjawab pertanyaan Frater dan Suster. Frater Boni pun menyampaikan bahwa adik-adik memang sangat aktif dan bersemangat untuk bertanya. Frater Boni juga berpesan agar adik-adik terus aktif dan terlibat didalam kegiatan menggereja.

Dalam kesimpulannya, tema Hari Doa Panggilan Sedunia ke-61, “Dipanggil untuk Menabur Harapan dan Membangun Perdamaian”, semoga kehadiran mereka yang singkat di Palur dapat diharapkan memberikan inspirasi kepada umat bahwa ada orang-orang muda yang menanggapi panggilan khusus dalam Gereja Katolik sebagai imam, suster, dan bruder, yang tidak hanya mewartakan Kristus sebagai pembawa damai, tetapi juga berusaha bersama Kristus membangun perdamaian.

Oleh:
Tim Pelayanan Promosi Panggilan Paroki Palur

Dokumentasi:
Komsos Paroki Palur

Share:

WhatsApp
Facebook
Twitter
LinkedIn

Berita dan Kegiatan

Oase

Kumpulan Doa

Cerita Santo Santa