Wisma Salam, 15-16 Juli 2023. Glenikan komsos sendiri merupakan acara yang dilakukan 2 tahun sekali dan dilaksanakan bersama seluruh perwakilan komsos gereja se-Keuskupan Agung Semarang. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan sebagai tempat berkumpulnya seluruh anggota komsos se-KAS sehingga dapat saling bertukar pikiran dan terdapat pelatihan bagi peserta yang hadir. Pelatihan yang diberikan sendiri ada 2 macam, yaitu jurnalistik dan sinematografi
Acara ini memiliki tema besar yang sama dengan tema Hari Komunikasi Sedunia ke 57, “Bicara dengan Hati”
Sesi pertama pada acara ini dipimpin oleh Romo H. Budi Purwantoro, Pr sebagai kepala UPP Komunikasi KAS. Romo Budi sendiri memberi perumpamaan, “Sebagai komsos apakah kita akan membangun tembok atau jembatan?” Perumpamaan ini ditampilkan kepada peserta supaya sebagai anggota komsos sendiri harus dapat membangun jembatan, bukan tembok melalui relasi media digital yang telah berkembang. Sebagai pewarta gereja yang utama, komsos diharapkan menjadi pewarta yang kreatif dan inovatif ditengah dampak buruk yang terjadi pada dunia digital.
Sesi kedua pada acara ini dipimpin oleh Romo Petrus Dwi Purnomo A, Pr atau seringkali disebut sebagai Romo Ipung. Beliau sebagai koordinator Komsos KAS memberikan tema Bicara dengan Hati. Sebagai pewarta di gereja, komsos merupakan bagian yang sering mengkomunikasikan semua kegiatan gereja, maka dari itu sebagai pewarta sudah semestinya memberikan kabar menggunakan hati. Hati sendiri digambarkan sebagai komunikasi yang ramah untuk pembaca, karena tidak terlalu mementingkan nafsu dan insting saja tetapi lebih mendasarkan emosi, empati, dan ekspresi.
Sesi ketiga dan keempat dilakukan dua pelatihan sekaligus, dimana setiap peserta paroki akan dibagi antara jurnalistik dan sinematografi
Pada kegiatan jurnalistik dipimpin oleh Agung Purwandono, dimana beliau merupakan pemimpin redaksi Mojok.co. Pada jurnalistik ini diberikan materi bagaimana cara menulis yang bijak dan baik pada web. Selain itu, dijelaskan juga konten apa saja yang disukai oleh pembaca saat ini dan kurang disukai.
Pada kegiatan sinematografi dipimpin oleh pewakilan dari UPPK KAS yaitu Fransiskus Borgia Edgar atau yang lebih dikenal Mas Ega. sesi ini diawali dengan pre test untuk mengetahui seberapa jauh peserta mengetahui tentang sinematografi. setelah itu Mas Ega menjelaskan tentang Komsos yang menjadi primadona saat pandemi lalu setelah itu menyebutkan apa itu 21st century skill. Mas Ega juga menyebutkan bahwa komsos adalah corong gereja yang membuat komsos harus selalu siap menjadi jembatan untuk gereja dan masyarakat. lalu setelah itu Mas Ega mengajak peserta untuk membuat sebuah video feature yang terbatas 2 jam saja. Hal ini ditujukan untuk peserta Glenikan agar mampu menunjukkan kreatifitasnya sebagai anggota Komsos yang harus selalu memiliki ide kreatif di era pandemi yang telah berakhir.
Liputan:
Marcelinus Arya
Saka Pamarta
Dokumentasi:
Glenikan Akbar Komsos 2023 Keuskupan Agung Semarang















