KARANGANYAR, PAROKIPALUR.com – Ratusan umat memadati Gereja St. Maria Diangkat Ke Surga pada perayaan ekaristi penerimaan sakramen penguatan, Jumat (11/7/2025).
Perayaan ekaristi dipimpin langsung oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko bersama dengan Romo Y. Suwarno Sunu Siswoyo Pr. serta Romo Albertus Indra Rahardian OCD. Para umat tampak antusias mengikuti jalannya perayaan ekaristi mengingat penerimaan sakramen penguatan diselenggarakan setiap dua tahun sekali.
64 Umat Terima Sakramen Krisma
Pada tahun ini, sejumlah 64 Umat Paroki Palur menerima sakramen penguatan, baik krismawan-krismawati remaja maupun dewasa.
“Dengan proses persiapan kurang lebih enam bulan, kami sebagai katekis juga mengalami pasang surut, suka duka ketika menghadapi krismawan-krismawati remaja dan anak-anak.” Ucap Veronika Anik Riyani selaku salah seorang katekis sakramen penguatan.
Namun meskipun demikian, Veronika Anik Riyani atau kerap disapa Bu Vincent mengaku tidak putus asa. Ia dan para katekis lainnya tetap berupaya memberikan pembelajaran tambahan bagi krismawan-krismawati yang tidak menghadiri kegiatan pembinaan.
“Kami para katekis bersyukur sekali karena pada malam hari ini, para krismawan telah menerima sakramen penguatan dari Bapa Uskup Keuskupan Agung Semarang, Monsinyur Robertus Rubiyatmoko,” Ujar Veronika.
Seorang krismawati remaja, Beatrix Adea Nugroho (13) mengungkapkan pengalamannya saat mengikuti proses pembelajaran krisma, “Kami senang selama proses pembinaan, selain belajar kami juga diselingi nyanyian supaya ga bosen.”
“Perasaan selama perayaan ekaristi tentunya senang sekali, karena akhirnya menerima sakramen krisma setelah melalui proses yang panjang,” sambung krismawati lainnya, Josephine Alicia Prasetyo (14).
Sukacita ini tidak hanya dirasakan oleh para krismawan saja, melainkan umat yang hadir mengikuti perayaan ekaristi. Elisabeth Januari (55) mengaku sangat berbahagia dan bangga mendapat kesempatan untuk mengikuti misa yang dipimpin langsung oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko.
“Saya merasa bangga sekali karena belum tentu mendapat kesempatan (lagi) dapat mengiringi misa dengan lagu-lagu. Ini kesempatan melayani Tuhan, juga bertemu dengan Bapa Uskup,” katanya.
“Beliau merupakan Bapa Uskup yang mengayomi, komunikasi beliau sangat dekat dengan umat.” Ujar Elisabeth.
Lihat Video Profil Paroki di Youtube:
https://youtu.be/ofSVbOMMooE
Kesaksian Krismawan, dan Orang Tua
Pada perayaan ekaristi, Bapa Uskup mengisi homili dengan beberapa pertanyaan yang diberikan kepada calon krismawan dan krismawati. Pertanyaan yang dikeluarkan merupakan pertanyaan sederhana yang beralih menjadi percakapan menghibur.
Salah satunya dengan krismawan berusia muda, Bernardus Rafael Nicolas Bintang Dewanto (15) atau kerap disapa Rafa.
“Perasaan saya saat mengikuti Misa Penerimaan Krisma tadi senang dan campur aduk, antara gelak tawa dan sebagainya. Saya juga mendapatkan cincin dari Bapa Uskup” Ujarnya.
Rafa juga mengaku cincin yang diberikan padanya merupakan tanda kehadiran Roh Kudus padanya. Terkhusus, ia akan menanggapi panggilan Tuhan untuk melanjutkan pendidikan ke Seminari Mertoyudan.
Fransiskus Hendrita Wahyu Dewanto (45) atau kerap dikenal Nanang, selaku orang tua krismawan juga mengaku bersyukur ketika ke dua putranya berhasil mendapat cincin setelah menjawab pertanyaan dari Bapa Uskup.
“Sungguh hari ini bagi saya dan keluarga menjadi hari yang penuh ucapan syukur, Roh Kudus turun dan kiranya anak-anak saya bisa saya persembahkan untuk melayani Tuhan, menjadi pewarta kabar suka cita Tuhan,” ujar Nanang.
“Perasaan saya ketika awal misa, ketika Bapa Uskup mulai perarakan masuk, saya merasa merinding dan bersukacita menyaksikannya. Bahkan saya tidak menyangka, kami sekeluarga diwawancarai dan diberi hadiah oleh Bapa Uskup. Cincin ini akan menjadi kenangan buat kami, terutama menguatkan panggilan Tuhan untuk anak-anak kami,” sambungnya.
Tidak hanya Rafa, beberapa krismawan lainnya juga mendapat cincin rosario setelah menjawab pertanyaan Bapa Uskup serta beberapa anak-anak lainnya.
Sebelum menutup Perayaan Ekaristi Penerimaan Sakramen Penguatan, Bapa Uskup Mgr. Robertus Rubiyatmoko kembali membagikan cincin kepada anak-anak yang berkeinginan menjadi romo, suster dan bruder. Interaksi Bapa Uskup dengan anak-anak yang menggemaskan menjadi kesan yang hangat bagi umat yang mengikuti perayaan ekaristi.
“Terimakasih kepada wakil krismawan juga orang tua krismawan yang sudah menyengkuyung acara ini, sehingga acara pesta umat juga dapat terlaksana, meriah serta umat yang hadir juga penuh dengan suka cita,” Ujar Silvia Esthi Winarsih (50), selaku Kabid Pewartaan & Evangelisasi sekaligus penanggung jawab kegiatan.
“Kami berharap para krismawan tetap semangat, tidak hanya berhenti disini, tetapi juga tetap aktif menggereja,” pungkasnya.
Proficiat kepada seluruh penerima Sakramen Krisma, semoga semakin bertumbuhkembang dalam iman, selalu dipenuhi dengan Roh Kudus dan terus dimampukan untuk terlibat secara aktif di tengah gereja dan masyarakat.
Liputan:
Natalia Dewayanti
Veronica Dwi A
Dokumentasi:
Tim Pelayanan Komsos Paroki St. Maria Diangkat ke Surga – Palur















